KUDUS – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Mejobo menunjukkan komitmen sinergi antar-badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama dengan menghadiri pembukaan Latihan Kader Dasar (LKD) yang digelar oleh PAC Fatayat NU Mejobo Kudus.
Kehadiran PAC GP Ansor Mejobo ini diwakili langsung oleh Ketua PAC, Sahabat Jamalludin, didampingi Sekretaris PAC, Sahabat Ibnu. Acara pembukaan kaderisasi formal tingkat pertama ini berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Nasrul Ummah (SMK Assa'idiyah 2 Kudus) pada Sabtu, 27 Juni 2026.
LKD kali ini mengusung tema besar yang visioner, yaitu "Fatayat NU sebagai Agen Transformasi Sosial Membangun Kader Perempuan Berdaya, Cerdas, dan Berakhlak Ahlussunah Wal Jama'ah".
Ketua PAC Fatayat NU Mejobo, Sahabat Rahmah Fithri, S.Pd.I., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa LKD kali ini diikuti oleh 50 peserta. Uniknya, panitia menerapkan strategi khusus waktu pelaksanaan demi memfasilitasi kesibukan para kader.
"Kami mengagendakan acara ini dalam dua tahap, yaitu pada 28 Juni dan 5 Juli 2026. Kebanyakan peserta yang ikut sudah bekerja, oleh karena itu panitia sepakat mengambil hari Minggu agar peserta tidak banyak yang izin dan dapat maksimal dalam menyerap materi. Kami juga sangat berterima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyiapkan acara ini," ujar Sahabat Rahmah.
Pentingnya kaderisasi juga ditegaskan oleh Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kudus yang diwakili oleh Sekretaris PC, Sahabat Nur Mariya Hidayati, S.Pd.I. Dalam arahannya, ia mengingatkan bahwa masa depan organisasi berada di tangan para kader yang tangguh.
"Pengkaderan adalah ujung tombak organisasi. Ketika pengkaderan gagal, maka bisa dipastikan organisasi akan mati. Langkah kaki kita akan terasa ringan atau berat itu tergantung dari niat. Kalian para peserta LKD adalah orang-orang pilihan Allah SWT untuk berjuang di Fatayat demi kemaslahatan umat. Kami pastikan LKD ini akan menjadi kenang-kenangan terindah yang tidak terlupakan," tegas Sahabat Nur Mariya memotivasi.
Acara LKD ini dibuka secara resmi oleh Ketua Syuriah MWC NU Mejobo, KH. Abdul Khalim. Dalam taushiyah dan sambutannya, beliau memberikan suntikan semangat kepada puluhan peserta agar menjadi perempuan yang berdampak bagi sosial masyarakat.
"Kami berharap para peserta LKD dapat meneladani kisah-kisah wanita salehah dan pejuang hebat dalam Islam, seperti istri Nabi Ibrahim AS, serta istri Nabi Muhammad SAW, yaitu Sayyidah Siti Khadijah," tutur KH. Abdul Khalim.
Prosesi pembukaan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Abdul Halim, dilanjutkan dengan penyerahan kartu peserta secara simbolis sebagai tanda dimulainya diklat kaderisasi.
Ditemui usai acara, Ketua PAC GP Ansor Mejobo, Sahabat Jamalludin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya LKD ini. Ansor Mejobo siap berjalan beriringan dengan Fatayat dalam mengawal transformasi sosial dan menjaga amaliyah Ahlussunah Wal Jama'ah di wilayah Mejobo.

